Cara Membuat CV Untuk Beasiswa untuk Meningkatkan Peluang Diterima

CV merupakan singkatan dari Curriculum Vitae, merupakan sebuah berkas yang berfungsi sebagai pemberi gambaran tentang seseorang yang dibuat secara ringkas namun tetap informatif. Berkas ini, tidak selalu berhubungan dengan melamar kerja, untuk melamar beasiswa juga terkadang diperlukan CV. Lalu bagaimana cara membuatnya? Berikut ini adalah Cara Membuat CV Untuk Beasiswa agar bisa lolos:

1. Relevansi

Sebelum membuat CV untuk melamar suatu beasiswa, sebaiknya pikirkan dengan matang dulu CV apa yang akan dibuat. CV harus memiliki konsep yang berhubungan dengan beasiswa yang akan diikuti untuk meningkatkan peluang diterimanya dalam sebuah program beasiswa. Bisa saja ketika CV yang dibuat bagus namun tidak relevan, akhirnya tidak dilirik sama sekali oleh penyelenggara.

Untuk mengatasinya, cukup dengan mengetahui tujuan, visi dan misi dari beasiswa yang dituju. Setelah mengetahui informasi tersebut, maka tinggal menyesuaikan konsep dengan apa yang dibutuhkan dari tujuan beasiswa tersebut. Cantumkan saja apa yang sekiranya relevan dengan kriteria dari beasiswa yang akan diikuti, dengan begitu CV akan lebih terlihat relevan.

2. Mengenali Diri Sendiri

Hal kedua yang perlu dilakukan dalam membuat sebuah CV adalah dengan mengenali diri sendiri. Tujuannya untuk memudahkan dalam pembuatan CV, apa saja yang nantinya akan dimasukkan ke dalam CV. Jangan sampai ketika mengisinya tidak mengetahui hobi atau bahkan tidak mengetahui kemampuan diri sendiri.

3. Menuliskan Data Pribadi

Cara membuat CV untuk beasiswa selanjutnya adalah menuliskan data pribadi terlebih dahulu. Setelah mengenali diri sendiri, langkah selanjutnya bisa dimulai dengan mengisikan data pribadi pada CV. Data pribadi sebaiknya dituliskan secara lengkap mulai dari nama, alamat, hingga status. Tidak lupa untuk menambahkan foto sesuai aturan yang diminta oleh penyelenggara beasiswa.

4. Menuliskan Riwayat Pendidikan

Langkah selanjutnya yaitu menuliskan riwayat pendidikan yang pernah dilalui. Bisa dimulai dengan membagi dua jenis pendidikan dalam pendidikan formal dan pendidikan non formal. Pendidikan formal yaitu seperti yang umum diketahui adalah SD, SMP, SMA sampai Perguruan Tinggi. Tambahkan juga tahun ketika menempuh pendidikan formal tersebut.

Untuk pendidikan non formal contohnya seperti kursus, atau pelatihan lain diluar kampus dan sekolah. Pada pendidikan non formal ini juga perlu dicantumkan pada tahun berapa mengikuti kursus atau pelatihan yang telah disebutkan dalam CV. Menuliskan riwayat pendidikan dengan baik mungkin dapat menjadi pertimbangan pemberi beasiswa.

5. Mencantumkan Prestasi

Bagi yang merasa dirinya memiliki prestasi, sebaiknya cantumkanlah dalam CV yang dibuat. Tidak masalah, meskipun hanya sedikit karena ini dapat menjadi nilai plus diantara pesaing lainnya yang mungkin kurang dalam hal prestasi. Jika sudah dicantumkan, pastikan sertipikat atas prestasi yang diraih sudah dipersiapkan agar pihak pemberi beasiswa dapat mempercayainya.

6. Memasukkan Pengalaman

Pengalaman yang harus dituliskan disini, bukanlah pengalaman pribadi seperti berlibur atau yang lainnya. Maksud pengalaman disini adalah pengalaman dalam hal bekerja, seminar, lomba dan organisasi. Pengalaman ini juga sama halnya seperti prestasi, karena dapat menjadi nilai plus dari seseorang dibandingkan yang lainnya. Jangan lupa juga untuk mempersiapkan bukti dari pengalaman yang sudah disebutkan.

7. Menuliskan Keterampilan

Mencantumkan keterampilan yang dimiliki dalam CV dapat membuat penyelenggara beasiswa mengetahui sejauh mana kemampuan sang pelamar beasiswa. Adanya kemampuan atau skill yang dimiliki sebaiknya dicantumkan untuk memikat penyelenggara beasiswa. Namun, ketika menuliskan kemampuan sebaiknya isi dengan sejujurnya.

Nah itulah beberapa langkah cara membuat CV untuk beasiswa yang dapat meningkatkan peluang diterima. Semoga informasi diatas dapat membantu ketika akan mengikuti program beasiswa. Ingat selalu untuk jujur pada penulisan CV, karena jika berbohong akan mudah diketahui ketika proses wawancara ketika diminta pembuktiannya.

Artikel Terkait

Artikel Terbaru